Skip to content →

Menatap Lebih Dalam dan Lebih Jauh Kedepan

Gemrisik suara speaker masjid samping kos menjadi awalan sebuah pesan yang akan disampaikan. Tak lama berselang, terdengar sebuah pesan akan undangan untuk menghadiri sebuah peringatan tahun baru Hijriah. 

Sebuah momentum yang agaknya masih jauh dari hingar bingar perhelatan perayaan tahun baru masehi. Padahal seharusnya momentum ini mampu dimaknai secara lebih mendalam karena sarad akan nilai perjuangan dan rekam jejak para utusan Pemilik Alam. 

Menuju peralihan tahun dalam kalender hijriah. Momentum kembali hadir dan menjadi sebuah kesempatan bagi para pecinta momentum. Tanah perantauan ini mengenalinya dengan momentum satu syuro.

Tahun baru tak lain adalah pemberhentian. Sebuah terminal untuk sejenak melihat diri lebih dalam dan melihat masa, jauh lebih kedepan.

Melihat Diri Lebih Dalam

Manusia, sebuah makhluk yang lemah, yang tak memiliki kuasa apapun, tak memiliki kuasa apapun kecuali diatas kehendak tangan Sang Maestro Kehidupan. 

Makhluk yang sejatinya tak pernah mampu lepas atau jauh dari pengharapan kepada Sang Pencipta. Makhluk yang sering melakukan kelalaian dan mengulangi kesalahan. 

Menjadi sebuah perjuangan dan keharusan, ketika dunia semakin bergerak, repetisi melihat diri lebih dalam juga harus ditingkatkan. Perjuangan melihat diri lebih dalam melalui momentum yang tercipta maupun diciptakan. Banyak cara Ia mengingatkan dan memberi kesempatan. Sang Maestro telah lama merancang sebuah waktu peraduan tentang hubungan yang terjalin secara vertikal. 

Mari melihat diri lebih dalam! 

Jauh Lebih Kedepan

Memandang diri lebih dalam takkan mampu berdampak apa-apa ketika tak mampu melihat masa, jauh lebih kedepan! 

Oleh karenanya, setelah mampu menatap diri lebih dalam, berujung pada sebuah luaran akan tatapan terhadap masa depan. Bukan hanya tatapan polos tetapi juga dengan rancangan masa depan jauh melampaui peradaban.

Rancang perubahan dan mari berperan wujudkan peradaban! 

Senja Yogyakarta, 1 Oktober 2016

Published in Harmoni Kata

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *