Skip to content →

Pendidikan Dokter Mahal: Bisakah “Mereka” Menjadi Dokter?

Musim seleksi PTN (Perguruan Tinggi Negeri) tahun 2011 di Indonesia semakin dekat. Tes yang dapat dikatakan sebagain penentuan masa depan generasi-generasi Indonesia ini akan dilaksanakan 31 Mei-1 Juni 2011 dan diselenggarakan sesuai keinginan dan tetapan dari panitia. Pada tulisan saya saat ini bukanlah mempermasalahkan SNMPTN tetapi yang menjadi permasalahan saat ini adalah biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri yang dapat dibilang cukup tinggi.

Dapat kita lihat pada koran Jawa Pos beberapa waktu lalu, terdapat detail biaya pendidikan yang sangat melambung. Sebut saja fakultas kedokteran, fakultas yang selama ini menjadi favorit anak SMA khusunya jurusan IPA dapat mencapai angka ratusan juta rupiah. Mengapa saya ambil contoh fakultas kedokteran?

“Jika kelak kamu besar mau jadi apa nak?”, tanya ibu.
“Aku pengen jadi doktel ma”, jawab si anak dengan polos.

Ya kutipan diatas sebgai bentuk ilustrasi yang menurut saya dapat menjawab pertanyaan saya tadi.

Ya ijinkanlahΒ  saya sok tahu untuk sekali ini saja. Pernah atau tidak anda sebagai orang tua tidak menanyakan hal tersebut pada anak anda yang masih kecil? dan apa jawaban yang akan mereka lontarkan? Pada umumnya jawaban yang sering kali muncul ke permukaan adalah dokter, TNI, polisi.

Sebelumnya saya beri informasi untuk konteks ini yang saya maksud “mereka” adalah anak-anak yang berasal dari orang tua yang kurang mampu. Pada zaman yang sudah berubah seperti saat ini bagaimanakah respon orang tua “mereka”? Banyak sekali orang tua yang memberi motivasi kepada “mereka” untuk menggapai impian, namun tidak sedikit pula orang tua yang membatasi sendiri kemauan anaknya dengan cara yang halus.

Satu pesan saya untuk orang tua yang membatasi impian seorang anak kecil, ubahlah kata-kata tersebut menjadi kata-kata yang memotivasi “mereka”. Karena itu akan mereka ingat sampai kelak dia dapat mewujudkan impiannya. Apa sebab dari itu semua? Biaya hidup yang semakin lama semakin tinggi seringkali menjadi alasan utama mereka membatasi hal tersebut. Jika untuk makan saja “mereka” sudah banting tulang mencarinya apalagi untuk biaya kuliah yang melambung jauh.

Coba kita bayangkan berapakah biaya pendidikan di fakultas dokter 15 tahun lagi disaat kita sebagai generasi muda sekarang sudah menjadi bapak-ibu yang sukses jika sekarang saja sudah mencapai ratusan juta. Berapakah jumlah dokter di Indonesia? Menurunkah atau mungkin bertamabah? Bagaimana kualitas mereka?

Menurut pengalaman bangku sekolah saya dan tidak ada bermaksud meremehkan. Selama ini yang terlihat menonjol sebagai siswa berprestasi bukanlah dari orang-orang menengah keatas melainkan orang-orang menengah kebawah. Realita yang saya alami “mereka” lebih memiliki nilai plus pada soal semangat dan motivasi.

Ujian demi ujian bisa mereka lewati hingga pada suatu titik tertentu ketika “mereka” dihadapkan pada persoalan ekonomi mereka seakan tak berdaya. Semangat yang mereka bangun sejak kecil seringkali pupus pada permasalah tersebut. Seakan-akan mereka tidak memiliki harapan lain.

Para calon mahasiswa sebaiknya tidak putus asa dengan permasalahan ekonomi. Karena masih banyak “pintu belakang” yang masih bisa anda tembus. Maksud dari pintu belakang itu sendiri adalah beasiswa. Pada zaman modern ini beasiswa sudah tidak dapat dihitung sudah banyak perusahaan besar yang memiliki program beasiswa entah seperti kompetisi antar pelajar atau melihat dari sisi akademis.

Banyak jalan menuju Roma, itulah kata yang tepat menurut saya untuk “mereka”. Ayo semangat!! Nothing impossible in the world. Capai impianmu dan jadilah generasi muda penerus bangsa yang berguna..

Published in Arsip Pendidikan

16 Comments

  1. Satu dari saya.. Jika ada kemauan pastilah ada jalan.. dan tidak ada yang tidak mungkin pastinya.. ^^,

  2. efrilia efrilia

    bagus.bagus..
    tetap semangat mewujudkan mimpi πŸ™‚

    • admin admin

      Okee frill.. πŸ™‚

  3. Saya Ndak pengen jadi dokter kok.
    alhamdulillah.

  4. nice spirit . .
    uang bukan segalanya dalam pendidikan.
    tanpa niat dan kemauan, uang tak akan berarti πŸ™‚

    • admin admin

      Oke kata2 yg bagus .. πŸ™‚

    • admin admin

      hhehe πŸ™‚ meiah… -,-“

  5. uny uny

    saia anak ips… jadi aku ndak mudeng soal fakultas kedokteran mah…
    hehhhe tadi tag kira minta pendapat soal apa mal πŸ™‚

    • admin admin

      Hoho, mantab saya juga.. πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *