Skip to content →

Training Motivasi: Mencetak Rimbawan Berkarakter

Auditorium Fakultas Kehutanan UGM – Tepat pada tanggal 25 Agustus 2012, saya sebagai Gadjah Mada Muda 2012 dan teman seangkatan khususnya dari mahasiswa baru muslim fakultas kehutanan menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh senior KMIK dan FORSIMBA (Forum Silaturahmi Rimbawan).

Pada acara yang dihadiri kurang lebih 200 Gadjah Mada Muda itu terdiri dari 2 materi inti. Pemateri pertama ialah pak Fattan dari Sosiologi UGM dan pemateri kedua ialah Mas Anton Prasojo, S.Hut yang merupakan alumnus teknologi hasil hutan Universitas Gadjah Mada. Para pemateri tersebut menyampaikan 2 materi yang berbeda, namun kali ini saya akan berbagi tentang materi kedua yang dipresentasikan oleh Mas Anton yaitu mengenai  pengalamannya saat menjadi mahasiswa serta bagaimana cara Mencetak Rimbawan Berkarakter.

Sebelum menyampaikan materi tentu ada sebuah perkenalan seddikit atau curicculum vitae dari mas Anton. Singkatnya adalah beliau alumnus teknologi hasil hutan  Universitas Gadjah Mada (UGM)  yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur di Raja Benih yang tak lain adalah perusahaann yang telah dirintisnya sejak semester 6 saat iya masih berada dibangku kuliah. Usaha tersebut bergerak dibidang perbenihan tanaman yang saat ini telah mencapai ke pasar luar negeri yang salah satunya negara Malaysia.

Masuk ke materi inti tentang “Mencetak Rimbawan Berkarakter”. Pada materi yang beliau presentasikan mengungkapkan bahwa setidaknya dalam kurun waktu 60 tahun hutan Indonesia sangat menurun drastis terbukti dari data yang beliau tunjukkan. Jika dulu terdapat 162 Ha saat Luas hutan Indonesia menjadi 88 Ha yang setara dengan 46,3% dataran di Indonesia. Dapat diprediksi pada tahun 2020 hutan yang terdapat di pulau Jawa akan habis, sedangkan pada tahun 2030 hutan di Bali – Nusa Tenggara akan habis.

Dalam surat Ar-Rum 41 dijelaskan bahwa “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dariperbuatan mereka agar mereka kembali.

Secara tersirat hal tersebut sangat jelas bahwa ulang manusia tentu nantinya akan dimintai pertanggung jawaban bukan? Siapa?

Seluruh manusia seharusnya sadar akan hal ini, apalagi kita sebagai mahasiswa Fakultas Kehutanan. Tentu tanggung jawab itu akan lebih besar dan bertumpu pada kita. Mas Anton mengatakan saat ini sebenarnya sudah banyak mahasiswa dari Kehutanan, tapi apa? menurutnya hal tersebut dikarenakan kurangnya karakter mahasiswa atau yang terlalu condong kepada study oriented. Nah tapi sebenarnya apa sih syarat menjadi rimbawan berkarakter?

Terdapat dua syarat yaitu:

  • Profesionalitas (memiliki kompetensi di bidangnya)
  • Memiliki Integritas moral

Lalu bagaimana kondisi atau realita mahasiswa saat ini menurut beliau? Berikut beberapa realita yang berliau sampaikan pada training motivasi.

  1. Belum tuntasnya pencarian jatidiri
  2. Study oriented yang tidak seimbang dengan organisasi atau soft skill yang mereka miliki
  3. Penguasaan ilmu pengetahuan yang tidak berimbang dengan aplikasi sehingga mengakibatkan mereka kesulitan menghadapi permasalahan ditengah masyarakat.
  4. Rendahnya softskill diluar materi perkuliahan.
  5. Kurangnya kepkaan sosial (egosenteris) yang terlalu mementingkan diri sendiri
  6. Opportuinis pribadi

Ketujuh erlaitas tersebut seharusnya tidak boleh terjadi jika memang Indonesia ingin bangkit. Caranya?

  1. Fokus dan kuasai ilmu
  2. Modal softskill: leadership, managerial waktu, tanggung jawab, kepekaan sosial.
  3. Lingkungan yang baik.
  4. Bersahabatlah dengan orang baik

Beberapa poin diatas adalah isi dari materi yang telah disampaikan oleh mas Anton Prasojo pada training kali ini, harapannya Gadjah Mada Muda 2012 akan menjadi lebih baik kedepannyaa tuk menghidupkan hutan Indonesia bukan hidup dari hutan Indonesia. Jika ada kesalahan penulisan atau kekurangan harap dimaklumi, dan juga tidak adanya foto di lapangan *karena masih canggung mau foto-foto acara*  karena saya masih manusia. 🙂 Jayalah Hutan Indonesia.

Reporter: MDA

Published in Arsip Ilmu Pengetahuan Tips & Trick Tulisan Aqmal

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *