Skip to content →

Webometrics: Mengukur Kualitas Perguruan Tinggi Indonesia

WebometricsEra globalisasi era-nya dunia maya. Semua dapat dilihat secara live atau langsung. Mulai dari informasi nasional, internasional.  Bekerjapun sekarang harus cerdas dengan otak bukan memaksimalkan kerja keras atau kerja fisik. Beberapa hal diatas adalah sisi positif internet pada kategori berita. Jika kita lihat dari bidang pendidikan dapat kita ketahui bahwa pada kota-kota besar di Indonesia seperti kota pahlawan Surabaya.

Beberapa contoh kegiatan pendidikan yang dapat kila lihat di dunia maya adalah hasil UNAS,pendaftaran murid baru, pendaftaran mahasiswa, hasil ujian SNMPTN, bahkan ranking universitas-pun dapat kita dapatkan dibeberapa situs.

Beberapa situs yang menyediakan ranking universitas dunia antara lain

Webometric.info
Topuniversities.com
Timeshighereducation.co.uk
Arwu.org

Dari beberapa daftar situs yang menyediakan ranking universitas di seluruh dunia, entah karena apa saya lebih memilih webometrics. Saya mengetahui keberadaan webometric.info ini dari salah satu acara di televisi yang membeberkan peringkat universitas di Indonesia. Salah satunya pada webometrics.

Webometrics, tahukah anda apa itu webometrics? Menurut saya situs web-o-metric adalah salah satu situs yang mereview situs-situs universitas di Dunia. Menurut bapak Wiki(wikipedia) webometrics ranking of world university adalah suatu sistem peringkat yang diukur berdasarkan komposit baik dari volume situs dan visibilitas dan dampak dari publikasi web sesuai dengan jumlah inlinks eksternal (kutipan situs) yang mereka terima.

Sesuai dengan pengertiannya kriteria webometrics diukur berdasarkan komposit volume situs dan visibilitas. Lebih spesifiknya kriteria webometrics adalah visibility, size, rich files dan scholar.

Visibilitas adalah keadaan yang dapat diamati. Tetapi arti visibilitas disini adalah dimana suatu situs mendapatkan back link atau alamat situs tampil dalam situs atau halaman orang lain. Pada kriteria yang satu ini menurut beberapa referensi online memiliki presentase yang cukup besar dalam kriteria penilaian webometrics yaitu ± 50%.

Size adalah ukuran, pengukuran yang dimaksud disini adalah seberapa banyakkah sub-domain yang berada dibawah website utama. Presentase yang dimiliki adalah ±20%.

Rich files yang dimaksud adalah seberapa banyak isi file-file(doc,ppt,pdf, dan lain-lain) pada gudang website suatu situs universitas tersebut. Semakin banyak pengguna yang memanfaatkan gudang online situs mereka maka semakin banyak semakin meningkatlah ranking. Presentase ± 15%

Selanjutnya ada scholar, scholar yang dimaksud adalah jumlah artikel yang didapat dari situs tersebut. Presentase yang diperoleh ±15%.

Dapat dilihat dari kriteria diatas yang memiliki presentase paling tinggi adalah visibilitas dimana sesuai dengan konteksnya yaitu dunia maya. Selain itu dari beberapa penilaian diatas saya sebagai calon mahasiswa merasa dimudahkan karena dengan begitu saya lebih mudah memilih perguruan tinggi mana yang memiliki IPTEK yang tinggi. Mengapa? Karena di era globalisasi lagi sudah dapat dikatakan zamannya IPTEK, dan hal tersebut bisa dijadikan ukuran dimata calon mahasiswa.

Sekarang anda sudah dapat mengetahui bagaimana perbandingan universitas nasional dikancah internasional, bagaimana pendapat anda? Maju terus Perguruan Tinggi Indonesia! (aq/14)

Published in Arsip Pendidikan

One Comment

  1. thanks ilmunya mas bro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *