Skip to content →

Yogyakarta 0.5 Dasawarsa

Awal bulan Juli 2012, salah satu warung internet yang berlokasi di sudut Pare, Kediri, Jawa Timur kala itu menjadi saksi sujud kepada Sang Maha Cinta. Menyaksikan sebuah pengumuman yang bahkan beberapa hari sebelumnya sudah mempersiapkan rencana cadangan berupa soal ujian mandiri kampus Brawijaya. Masih tersimpan sebuah lembaran bukti cetak di warnet kala itu bertuliskan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Hari itu pula menjadi penanda program singkat itu berakhir dan sudah saatnya melangkah menuju kota yang setiap sudutnya begitu romantis, ujar Pak Anies.

14 Juli 2012-6 Desember 2017, ternyata sudah cukup lama waktu bergulir. Beberapa ungkapan angka 5 tahun mulai terdengar seraya bertanya, benarkah sudah 5 tahun?

Segala puji bagi Allah pencipta alam semesta Ialah dzat yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya. Ia pula yang mengizinkan salah seorang hamba-Nya berproses selama 0.5 dasawarsa di sudut-sudut daerah nan istimewa. Bukan hanya tentang bangku kuliah, tetapi juga mengajarkan tentang kehidupan.

Mengamati Yogyakarta 0.5 Dasawarsa dari kejauhan, baru tersadar bahwa rupanya ini tentang hijrah. Skenario-Nya jauh melampaui ruang ekspektasi. Tak pernah mengira kehidupan Yogyakarta akan begitu menarik. Sejumlah peristiwa yang menjadi sumber cerita.

Yogyakarta 0.5 Dasawarsa, dari bangku kuliah hingga forum daurah. Dari materi kuliah hingga sekolah calon ayah. Yogyakarta kaya akan nikmat, rasanya setiap sudut tanah ini adalah taman-taman surga (majelis) yang penuh akan keberkahan seperti apa yang telah diriwayatkan.

Yogyakarta 0.5 Dasawarsa, satu fase yang sudah terlewati. Menambah amanah pada pundak kanan dan kiri. Menegaskan amanah langit menjadi pengelola alam ini. Dimensi yang menjadi saksi. Saksi perubahan, saksi perjuangan seorang manusia yang diberi nama dengan makna sempurna yang selalu berusaha untuk menyempurnakan. Karena kesempurnaan hanyalah milik Ia yang Maha Sempurna.

Semoga Allah dekatkan kita pada pilihan-pilihan terbaik dalam sudut pandang-Nya!

Stasiun Walikukun, 6 Desember 2017
Perjalanan Yogyakarta-Malang, mencoba kembali menulis setelah rentang waktu yang cukup lama.

#FokusJihad #MediaDigitalAqmal

Published in Kisah

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *